Contoh Proposal Usaha / Kewirausahaan / Bisnis Yang Baik dan Benar

Contoh Proposal Usaha Yang Baik dan Benar – Sahabat Naggrak.com pada kesempatan kali ini kami akan memberikan informai mengenai Contoh Proposal Usaha. Yang Mana Proposal usaha sendiri ialah dokumen tertulis yang disiapkan oelah wirausahawan yang menggambarkan semua unsur yang releven, baik internal maupun eksternal mengenai usaha atau proyek baru, atau proposal usaha yang merupakan dokumen tertulis berisi usaha baru yang sedang direncanakan dalam “bentuk pengajuan atau permohonan”.  penawaran itu bisa berupa ide, gagasan, pemikiran atau sebuah rencana kerja yang di tujukan kepada pihak lain untuk mendapatkan dukungan, baik itu yang sifatnya izin, persetujuan, “dana” dan lain – lain.  . Proposal usaha hendaknya harus asli/ murni yang dibuat oleh wirausahawan sendiri dan tidak sekedar menyalin proposal usaha milik orang lain. Proposal usaha mencakup sasaran dan strategi. Sasaran adalah apa yang dicapai perusahaan sedangkan strategi adalah arah tindakan untuk mencapai sasaran usaha.

Berikut Unsur – Unsur Dalam Proposal Usaha

1. BAB Pendahuluan
Bab pendahuluan merupakan bab perkenalan dimana anda menguraikan latar belakang usaha anda, visi dan misi bisnis anda, dan gambaran usaha yang ingin anda jalankan termasuk juga bagaimana keadaan pasar saat ini.

2. Profil Badan Usaha

Jenis usaha
uraikan tentan jenis usapa apa yang ingin anda jalankan secara singkat. Anda bisa menjalaskannya dengan bentuk list atau uraian singkat. Kemudian sebutkan secara singkat model bisnisnya.

Nama perusahaan
Nama perusahaan merupakan branded yang akan di ingat oleh pelanggan anda. Maka tentukan nama perusahaan anda dan tulis dalam proposal usaha.

Lokasi
Salah satu hal yang sangat penting dalam berbisnis adalah pemilihan lokasi terlebih jika anda menjualnya secara langsung maka pemilihan lokasi adalah hal mutlak yang harus anda perhatikan, tulislah lokasi perusahaan anda, kemudian buat peta atau denah. Anda bisa menggunakan google maps yang kini sangat memudahkan kita dalam membaut denah lokasi.

3. Struktur Organisasi Perusahaan

Setiap perusahaan memiliki struktur organisasinya masing – masing, apakah anda berdiri sendiri atau anda membentuk satu sistem yang membuat perusahaan anda berjalan dengan satu sistem kerjasama antara owner dengan karyawan, Jika perusahaan anda memiliki sistem manajerial keorganisasian maka sebutkan mulai dari Pemilik usaha, manager atau pengelola, marketing, HRD dll.

4. Produk Perusahaan

Jenis produk
Produk adalah nyawa bisnis, jika anda tidak memiliki produk yang anda jual maka anda jelas tidak dapat menjalankan bisnis. Untuk itu sebutkan jenis produk apa yang anda produksi.

Pembuatan produk
Pembuatan produk merupakan bagaimana cara pembuatan produk anda

Keunggulan produk
Cobalah anda sebutkan keunikan produk anda, keunggulan produk hingga nilai plus produk anda.

5. Target Pasar
Sebagai tambahan anda harus menyebutkan siap yang anda jadikan target pasar anda. Warga di daerah mana serta umur berapa dan kalangan yang mana. Misalkan adalah daerah kota X, untuk usia anak anak dari kalangan menengah ke bawah.

6. Promosi dan Pemasaran

Pada BAB ini anda menjelaskan tentang strategi pemasaran yang anda lakukan serta promosinya. Anda bisa membaca artikel tentang strategi pemasaran dan promosi di sini.

7. Laporan Keuangan

Alokasi dana
Merupakan rancangan kebutuhan dana serta pengeluaran dana yang akan anda gunakan untuk usaha anda.

Perhitungan laba
Buat perhitungan secara logis dan realistis mengenai keuangan anda, target laba rugi, ancaman resiko dll.

Perhitungan bagi hasil
Setelah semua unsur diatas selesai, maka anda tinggal menentukan berapa rasio bagi hasil yang akan anda tetapkan. bagaimana menentukan rasio bagi hasil tergantung dari resiko usaha, semakin kecil resiko usaha maka semakin kecil pula pendapatan yang diberikan kepada investor dan sebaliknya.

8. Penutup

Penutup berisi kata kata terakhir anda untuk meyakinkan investor anda, mengetuk hati investor anda agar lebih tertarik serta doa dan harapan anda atas proposal anda. Jangan lupa ucapkan terima kasih atas kesediaanya membaca proposal anda.

9. Lampiran
Biodata pemiliki usaha
Surat perjanjian
Surat Ijin Usaha

Contoh Proposal Usaha Yang Baik dan Benar

proposal usaha

Contoh Proposal Usaha Makanan Tradisional

BAB I

PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

Setelah memperhatikan semakin meningkatnya jumlah pengangguran dan kurangnya pengetahuan di masyarakat untuk memanfaatkan peluang bisni, di karenakan kurangnya pengetahuan akan pemanfaatan sumberdaya yang ada dan menyebabkan semakin meningkatnya kerisis ekonomi di masyarakat, di karenakan kurangnya pemikiran yang luas untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru, yang dapat membantu meningkatkan perekonomian bagi keluarga dan masyarakat.

Berwirausaha merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjadikan jalan keluar dari permasalahan tersebut, banyak cara yang dilakukan dalam berwirausaha, misalnya mengolah barang mentah menjadi produk ataupun barang setengah jadi menjadi suatu produk yang mempunyai nilai jual yang cukup tinggi sehingga dapat dinikmati para konsumen.

Oleh karena itu penulis menciptakan suatu hasil atau produk yang memiliki nilai jual, penulis membuat kue “BOBICO” kue ini berbahan dasar ubi yang sangat mudah di dapatkan, akan tetapi masyarakat kurang akan pengolahannya, sehingga tida menyadari bahwa ubi ini jika di olah menjadi kue yang menarik dapat memiliki harga jual yang cukup tinggi.

1.2  Visi

Menjadikan makanan tradisional menjadi yang utama

1.3  Misi

  1. Selalu berinovasi dengan produk tradisonal
  2. Meningkatkan kualitas makanan tradisional
  3. Mengutamakan kualitas dalam pelayanan sehingga konsumen puas

1.4  Tujuan kegiatan usaha

Tujuan penulis memilih jenis usaha ini yaitu :

  1. Mendapatkan keuntungan.
  2. Menarik minat konsumen untuk merasakan produk yang penulis buat, agar mencapai target penjualan.
  3. Dapat membuka lapangan pekerjaan baru.
  4. Membantu mempertahankan makanan tradisional agar tida hilang.

1.5  Maksud kegiatan usaha

      Dari hal membuka usaha ini penulis bermaksud ingin menyalurkan ilmu yang penulis miliki yaitu Kemampuan di bidang kuliner,  di dunia usaha bentuk dari pengalaman dan menambah wawasan atas ilmu yang telah penulis ketahuai dan ingin berinovasi dengan makanan tradisional sehingga makanan tradisional tida akan kalah dalam kualitas dengan makanan makanan di jaman yang moden ini, penulis akan berenovasi dengan mengembangkan kembali kue tradisional yaitu obi menjadi lebih menarik dan lebih berkualitas.

Penulis akan membuat “BOBICO” yaitu bola bola obi coklat yang hasil dari pengembangan dari kue obi.

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Profil

Bobico adalah brand dari kegiatan usaha penulis, karena bahan bakunya adalah ubi, ubi biasanya di kenal dengan makanan pedesaan, namun kini penulis ingin mengebangkan kembali dengan cara mengolah ubi ini menjadi makanan yang menarik, sehingga ubi dapat di kenal luas oleh masyarakat, cara penulis memperkenalkan ubi ini secara luas yaitu dengan cara membuat hasil olahan dari ubi yang semenarik mungkin tanpa mengurangi isi nutrisi yang terkandung di dalamnya.

Ubi banyak sekali mengandung nutrisi penting bagi kesehatan, kandungan yang termasuk dalam ubi yaitu : vitamin A, C, E, betakeroten, magnesium, kalium dan kaya oksige, sehingga makanan ini dapat di konsumsi oleh semua kalangan, mulai dari anak anak hingga orang lanjut usia.

2.2 Strategi pasar

Agar rencana mendirikan usaha ini berjalan dengan lancar, upaya yang dilakukan dalam melakukan strategi pasar antara lain :

2.2.1 Segmenting

        Segmenting pasar adalah dengan menjadikan pembeli sebagai target yang akan di capai, produk yang harus penulis buat adalah produk yang dapat di nikmati oleh berbagai kalangan dari masyarakat dengan tingkatan berbeda, produk ini juga bisa di nikmatin dari anak anak hingga orang dewasa.

2.2.2 Targeting

        Target pasar yang penulis bidik adalah pada kalangan masyarakat setempat, sekolah penulis sendiri, serta warung warung kecil.

2.2.3 Positioning

        Agar produk penulis ini mudah dikenali oleh masyarakat, penulis berinovasi dengan cara menambahkan bahan baru yang membedakan makanan ini dengan yang ada, bahan yang penulis tambahkan yaiu seperti kacang, coklat dan seres mix, sehingga tampilan lebih menarik rasa lebih unggul dan kulitas sangat baik, sehingga konsumen dapat mengenali dengan mudah produk ini.

2.3 Analisis SWOT Sebagai kelayakan Usaha

Yaitu sebagai acuan untuk menghadapi persaingan dalam bidang usaha

Setiap kegiatan untuk memulai usaha penulis harus mengukur kemampuan

penulis terhadap lingkungan atau pesaing melalui SWOT.

2.3.1 Kekuatan ( Strength )

Rasa percaya bahwa produk ini akan diterima dengan baik oleh masyarakat luas, karena produk yang penulis buat ini mempunyai kualitas yang cukup tinggi karena bahan dasarnyaa menggunakan ubi yang banyak mengandung nutrisi juga pembuatan yang higienis.

2.3.2 Kelemahan ( Weakness )

  1. Produk tidak tahan lama.
  2. Produk mudah di tiru.
  3. Harga bahan baku tidak stabil.

2.3.3 Peluang ( Oportunity )

Produk ini memang sudah ada di kalangan masyarakat akan tetapi usaha bobico ini berbeda dengan obi yang biasa, bobico ini produk hasil modivikasi yang sedemikian sehingga menjadi produk baaru serta menarik yang dapat bersaing dengan makanan-makanan modern,

obi di jaman sekarang sudah  jarang sekali yang memproduksi, sehingga penulis mempunyai peluang yang cukup baik, dalam pemasaran, apalagi obi ini merupakan varian baru yang dapat menarik minat konsumen unuk merasakan sensasi baru dari obi ini.

2.3.4 Ancaman ( Treath )

Ancaman yang dapat timbul dari usaha BOBICO ini antara lain :

  1. Pesaing tidak sehat.
  2. Bahan baku yang tida stabil.
  3. Adanya produk serupa dengan kualitas baik dan harga murah sehingga menjatuhkan produk penulis.

BAB III

MANAGEMEN PRODUKSI

3.1 Proses Produksi

Kegiatan yang penulis lakukan dalam kegiatan produksi yaitu :

  1. Mengembangkan ide pembuatan produk dengan membaca kebutuhan konsumen terhadap sebuah produk yang sedang populer yaitu kuliner.
  2. Melalui bagian produksi, penulis mulai mentukan bahan baku penunjang selain bahan baku utama dalam hal ini, penulis melakukan survei ke pasar guna mendapatkan harga yang lebih kompetitif dasar pasar.
  3. Proses produksi, proses produksi dilakukan dengan rangkaian kegiatan yang mengedepankan kan azas higenis guna terciptanya kepercayaan terhapat konsumen akan produk yang penulis pasarkan.
  4. Menyusun laporan keuangan, tahapan ini di lakukan untuk membuat sistem managemen yang baik dalam kegiatan usaha. Penulis percaya, jika penangana keungan tersusun dengan baik maka semua kegiatan produksi akan berjalan lancar dan maksimal.

    3.2 Bahan Baku

Dalam proses produksi penulis menggunakan bahan baku rincian sebagai

berikut :

Nama Bahan Banyaknya Harga Satuan Harga total
1. Ubi jalar 16 kg Rp. 2.500 Rp. 40.000
2. Tepung  tapioka 4 kg Rp. 8.000 Rp. 32.000
3. Gula merah 1 kg Rp. 14.000 Rp.14.000
4. Kacang 1 kg Rp. 25.000 Rp. 25.000
5. Garam 1 pcs Rp.1.000 Rp. 1000
6. Coklat 5 pcs Rp. 1.0000 Rp. 50.000
7. Seres 5 pcs Rp.5.000 Rp. 25.000
Total Rp. 187.000

Table 1.1 ( Daftar bahan baku )

3.3 Peralatan Dan Perlengkapan

Dalam kegiatan produksi penulis, peralatan dan perlengkapan yang penulis gunakan sebagai berikut :

3.3.1 Peralatan

No Nama Barang Banyaknya
1. Dulang 1
2. Gelas ukur 1
3. Baskom 1
4. Pisau 1
5. Panci 1
6. Wajan 1

Tabel 1.2. ( Daftar Peralatan)

3.3.2 Perlengkapan

No Nama Barang Banyaknya Harga Satuan Jumlah
1. Label 5 lbr Rp. 3000 Rp. 15.000
2. Sarung Tangan Plastik 2 Rp. 1000 Rp. 2000
3. Cup Plastik 10 pack Rp. 8.500 Rp. 85.000
Total Rp .102.000

Tabel 1.3 ( Daftar Perlengkapan )

3.4Biaya Lain – Lain

No Nama Biaya Jumlah
1. Transportasi Rp. 15.000
2. Isi Ulang Gas Rp. 18.000
Total Rp. 33.000

Tabel 1.4 ( Biaya Lain – Lain)

3.5 Cara Pembuatan

  1. Siapkan bahan-bahan dan peralatan yang di butuhkan
  2. Kupas ubi kemudian cuci lalu kukus hingga matang atau melunak.
  3. Halus kan ubi dengan cara di tumbuk dengan menggunakan dulang sampai halus.
  4. Setelah ubi halus hingga berbentuk adonan masukan garam, tepung tapioka,  kemudian tumbuk kembali hingga tercampur rata.
  5. Setelah selesay ambil adonan sesendok dan masukan gula merah sedikit atau coklat sesuai slera, sebagai isiannya, lalu bulatkan sehingga menjadi bola bola kecil.
  6. Panaskan minya dengan api sedang, jika minyak sudah siap baru goreng adonan yang telah di benuk hingga berwarna coklat keemasan, setelah matang angkat lalu tiriskan.
  7. Setelah dingin bobico bisa di toping sesuai selera.

BAB IV

RENCANA ANGGARAN

4.1  Modal / Pemasukkan

Modal yang penulis keluarkan dalam sekali produksi ialah sebesar Rp. 322.000 Total biaya

= bahan baku + perlengkapan + biaya lain – lain

= Rp. 187.000 + Rp. 102.000 + Rp. 33.000

= Rp. 322.000

Total pengeluaran yang digunakan dalam satu kali produksi yang menghasilkan 100 produk dengan modal pengeluaran Rp. 322.000

4.2  Penentuan Harga Jual

Harga Pokok Produksi   = total biaya hasil produksi

322.000 x 100

= Rp. 3220,/pcs

Harga jual =  harga pokok+laba yang di inginkan

             =Rp.3220+Rp.1780

             =Rp.5000,-

Jadi harga jual nya yaitu (Rp.5000/pcs)

4.3 Perhitungan Laba/Rugi 

Laba          = ( hasil produksi x harga jual) – modal

= ( 100x Rp. 5000) – Rp.322.000

= Rp. 500.000 – Rp. 322.000

= Rp. 178.000,-

Persentase Laba =   laba / modal x 100%  x 100%

= 178.000 / 322.000 x 100%

=  55,27%

Persentase dari laba bersih yang didapat dalam satu kali produksi yaitu 55,27%

BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

“BOBICO” merupakan brand produk yang di ciptakan oleh penulis dalam bidang ini, penulis menciptakan produk ini atas survey yang penulis lakukan unuk mencari peluang bisni yang baik dan bermanfaat (yang di butuh kan) oleh masyarakat, penulis sangat mengharapkan produk yang penulis buat dapat diterima dan dapat disenangi olehpara konsumen dantertanam dibenak masyarakat luas dengancara konsinyasinya ditoko cemilan.

5.2 Saran

Penulis menyadari bahwa proposal ini jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun demi penyempurnaan prososal ini.

Demikian proposal ini, semoga kegiatan usaha penulis ini sehingga dapat berjalan dengan baik dan penulis berharap dalam mengembangkan kreatifitas dapat bermanfaat bagi penulis dan masyarakat.

Penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang membantu dalam penyusunan proposal ini sehingga dapat terselesaikan dengan baik dantepat pada waktunya, sekian terimakasih.

PROPOSAL USAHA MAKANAN “KRIPIK PEDAS SINGKONG DENGAN NANAS ”

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang

Dalam suatu pemasaran banyak sekali bentuk dan macam-macam aneka ragam makanan dari yang kecil hingga yang besar dan dari yang murah hingga sampai yang mahal. Untuk kebutuhan sehari-hari banyak sekali aktivitas yang dijalani oleh setiap orang. Dengan aktivitas yang semakin padat, membuat banyak orang membutuhkan asupan makanan tambahan yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Makanan-makanan yang tersedia dipasaran saat ini memang sudah beragam, tetapi umumnya makanan tersebut bukanlah makanan tradisonal yang khas Indonesia, serta harga yang ditawarkan juga kebanyakan terlalu mahal.

Salah satu makanan tradisional yang cukup sederhana, tetapi sangat cocok menjadi makanan atau snack konsumsi untuk hari hari santai dan liburan, dan sekaligus merupakan makanan yang juga cukup istimewa adalah “kripik pedas singkong dengan nanas” Pembuatan makanan terbaru yang khas berasal dari Indonesia yaitu di Lombok ini dilakukan dengan cara yang sangat sederhana, tetapi lebih higienis, serta akan dijual dengan harga yang sangat terjangkau, maka tentunya hal ini akan menarik minat masyarakat untuk membelinya.

Keberadaan Kripik Singkong Pedas Rasa Nanas sebagai salah satu makanan tradisonal khas Indonesia memiliki rasa yang enak, nikmat, pedas dan gurih, mengandung protein dan juga lezat memang baru-baru ini muncul, untuk itu, akan di kembangkan dan di promosikan ke masyarakat, sehingga usaha ini memang layak dikembangkan menjadi salah satu usaha kuliner alternatif di Indonesia.

Dengan meihat potensi atau kelebihan seperti hal tersebut di atas, maka saya ingin membuat usaha makanan, yaitu usaha makanan “KRIPIK PEDAS SINGKONG DENGAN NANAS” untuk dikembangkan menjadi usaha besar agar masyarakat tidak akan pernah lupa dengan makanan tradisional yang khas Indonesia tersebut.

  1. Visi

Menjadikan kripik singkong pedas rasa nanas sebagai makanan tradisonal khas Indonesia yang mampu menembus pasaran dunia

III. Misi

–  Membuat kripik singkong pedas rasa nanas yang memiliki aneka rasa

–  Memasarkan kripik singkong pedas rasa nanas di pasar tradisional maupun pasar modern

–  Mendirikan usaha wisata kuliner makanan khas Indonesia

  1. Analisa Peluang Usaha

Setiap kegiatan untuk memulai usaha, maka hal yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah mengukur kemampuan terhadap lingkungan atau pesaing, yaitu melalui analisis SWOT:
1. Strenght (Kekuatan)
Kekuatan dari produk ini adalah:
– Menjual produk untuk semua kalangan masyarakat.
– 1 (satu) produk terdiri dari beraneka rasa dan bentuk.
– Bahan produk yang terjamin dan higienis.

  1. Weakness (Kelemahan)
    Kelemahan dari produk ini adalah:
    – Produknya mudah ditiru.

    – Tidak tahan lama.
3. Threath (Ancaman)
– Adanya pesaing yang menjual produk dengan harga yang lebih murah

  1. Marketing Mix
  2. Product (Produk)
    Produk yang dijual adalah ” Kripik pedas singkong dengan nanas ” yang merupakan makanan atau snack selingan sehari-hari.
  3. Price (Harga)
    Harga perbungkus Rp 2.500 karena harga ini sangat terjangkau dan relatif murah
  4. Promotion (Promosi)
    Dalam melakukan promosi produk ini dengan menyebarkan brosur kepada masyarakat dan dilakukan masa promosi pada setiap pembelian 1 paket dengan isi50 bungkus akan memberikan diskon 10% dari harga tersebut.
  5. Place (Tempat)
    Tempat yang dipilih yaitu di Denpasar, tepatnya di depan pasar Sanglah, karena letaknya cukup strategis dan mudah dijangkau masyarakat (konsumen)
  6. Bahan dan Alat Produksi

Untuk membuat Kripik pedas singkong dengan nanas, bahan-bahan dan alat yang diperlukan dan digunakan seperti berikut :

Bahan:
* Singkong 5 kg

    * Cabe Merah 1 kg
* Cabe Rawit ½ kg
* Bawang Merah 1kg
* Bawang Putih 2 kg
* Masako secukupnya
* Minyak Goreng 2 kg
* Garam secukupnya
* Terasi Udang secukupnya

  * Nanas 2,5 kg
* Filling: Durian, Strowberi, Anggur, Apel, Keju. *sesuai selera*

Alat

    * Pisau

    * Wajan

    * Kompor Gas

    * Parutan Keju

    * Dll

Cara pembuatan

     * Kupas singkong

     * Bersihkan singkong yang telah dikupas,

     * Potong singkong kecil – kecil  memanjang dengan parutan keju,

     * Nanas di parut,

* Setetelah singkong dan nanasnya  dipotong dan di parut, goreng semua singkong dan nanas yang telah dibentuk,

     * Pada saat menggoreng usahakan jangan sampai singkongnya menyatu,

     * Setelah semuanya digoreng,siapkan semua bumbu yang telah disediakan dan jangan lupa          semua bumbu yang telah disediakan itu harus sudah lembut/dihaluskan

     * Dan semua bumbu itu digoreng

     * Setelah bumbunya siap masukkan singkong yang sudah digoreng, aduk hingga merata

     * Makanan “Kripik pedas singkong dengan nanas” siap disjikan

     * dengan berat bersis 45g per bungkus.

Perhitungan Modal dan Harga Jual

  1.    Modal :   Rp. 5.000.000
    1. Singkong 5 kg                     Rp. 150.000
  2. Cabe Merah  1 kgRp.   60.000
    3. Cabe Rawit ½  kg               Rp.  30.000
    4. Bawang Merah 1 kg            Rp. 50.000
  3. Bawang Putih2 kg                        Rp. 100.000
  4. GaramRp.  10.000
  5. Masako    Rp.   5.000
    8. Minyak Goreng 2 kg           Rp. 50.000
  6. Terasi   Rp. 5.000
  7. Nanas 2,5 kgRp. 50.000                              

                                                Rp.      510.000
– Alat
1. Kompor Gas            Rp.  550.000
2. Pisau                        Rp.  35.000
3. Wijen                       Rp. 180.000   

                                    Rp. 765.000

 – Bahan baku tambahan (gas)  Rp. 60.000

Bahan baku + Peralatan + Bahan baku tambahan =

Rp 510.000   + Rp 765.000       + Rp 60.000                    =  Rp. 1.335.000

  1. Harga Jual
    Harga Jual:                                                                  Rp 2.500 x 50 Bungkus = Rp. 125.000
    Harga Pokok Produk per unit:
    Harga beli bahan baku                                                Rp. 1.000

Harga beli bahan tambahan                                         Rp.5.00
Rp  1.500

Jumlah Hpp:                                                           Rp  1.500 x 50 bungkus = Rp 75.000
VIII. Perhitungan Rugi Laba

Pendapatan dari penjualan                                     Rp.  125.000

Harga Pokok Penjualan                                          Rp.  75.000

Laba Kotor                                                             Rp.  50.000
  

 Biaya penjualan:
Biaya pembuatan brosur                                                     Rp   15.000
Biaya transportasi                                                               RP   –
Biaya sewa tempat                                                              Rp   –
Biaya listrik dan air                                                             Rp    7.000
Biaya komunikasi                                                                Rp   5.000
Biaya lainnya                                                                      Rp   3.000
—————
Rp 30.000

Laba bersih                                                              Rp  20.000

Perhitungan margin keuntungan =

Rp   20.000
—————- x 100% = 16% per hari.
Rp 125.000

  1. Analisis Keuntungan :

             Pendapatan per bulan :
Omzet Rp. 125.000 x 30 hari =                                Rp. 3.750.000

              Laba kotor per bulan Rp. 50.000 x 30 Hari =           Rp.  1.500.000

       Keuntungan bersih per bulan :
(Rp 3.750.000 – Rp.  1.500.000)  =                           Rp. 2.250.000

Kesimpulan

Kesimpulan bahwa agar produk yang kita pasarkan dapat diterima oleh semua kalangan, baik dalam negeri maupun luar negeri maka kita harus :

–    Membuat produk yang bermanfaat, berkualitas dan laku dijual dengan harga bersaing;
–    Membuat desain yang baru dan harga terjangkau;
–    Membuat produk lebih cepat dan lebih murah;
–    Memilih dan menentukan wilayah pemasaran yang menguntungkan.

Sekian Informasi Contoh Proposal Usaha yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat dan bisa menajdi referensi bagi sahabat semua.

contoh proposal usaha rainbow cakeProposal batik ngawicontoh proposal usaha dawetpidato perpisahan di pondok pesantrenproposal makanan internasional sushiproposal usaha ayam geprekproposal usaha rainbow cakeproposal makanan internasional kebabcontoh surat penawaran cafecontoh surat penawaran besi tua
Contoh Proposal Usaha / Kewirausahaan / Bisnis Yang Baik dan Benar | nagrak.com | 4.5
error: Content is protected !!