Pengertian Polis dan Premi Asuransi

Pengertian Polis dan Premi Asuransi – nagrak.com Pada kesempatan kali ini kami masih membahas yang berkaitan dengan asuransi yang mana telah sahabat ketahui sebelumnya kami telah informasikan mengenai Pengertian Resiko dan prinsip asuransi  untuk kali ini kam akan berikan info mengenai Pengertian Polis dan Premi Asuransi. Silah simak dibawah ini penjelasannya.

Pengertian Polis Asuransi

Polis asuransi adalah bukti tertulis atau surat perjanjian antara pihak-pihak yang mengadakan perjanjian asuransi. Dengan adanya polis asuransi perjanjian antara edua belah pihak mendapatkan kekuatan secara hukum. Polis asuransi memuat hal-hal sebagai berikut:

1. Nomor polis
2. Nama dan alamat tertanggung
3. Uraian risiko
4. Jumlah pertanggungan
5. Jangka waktu pertanggungan
6. Besar premi, bea materai, dan lain-lain
7. Bahaya-bahaya yang dijaminkan
8. Khusus untuk polis pertanggungan kendaraan bermotor ditambah dengan nomor polisi, nomor rangka, dan nomor mesin kendaraan.

Penanggung harus menyerahkan polis kepada tertanggung dalam jangka waktu sebagai berikut :

  • Bila perjanjian dibuat seketika dan langsung antara penanggung dan tertanggung atau yang dikuasakan tertanggung, maka polis yang telah ditandatangani oleh penanggung harus diserahkannya kepada tertanggung ddalam tempo 24 jam (pasal 259 KUHD).
  • Jika pertanggungan dilakukan melalui makelar asuransi (broker), maka polis yang telah ditandatangani oleh penanggung harus diserahkan kepada tertanggung paling lama dalam tempo 8 hari (pasal 260 KUHD).

Sekalipun secara otentik telah ditetapkan batas waktu penyerahan polis oleh penanggung kepada tertanggung, namun di dalam praktek asuransi, penanggung baru mau menyerahkan polis kepada tertanggung setelah dia memperoleh pembayaran premi dari tertanggung.

Fungsi Umum Polis

  • Perjanjian pertanggungan (a contract of indemnity).
  • Sebagai bukti jaminan dari penanggung kepada tertanggung untuk mengganti kerugian yang mungkin akan dialami oleh tertanggung akibat peristiwa yang tidak diduga sebelumnya, dengan prinsip :
  • untuk mengembalikan tertanggung kepada kedudukannya semula sebelum terjadi/mengalami kerugian.
  • Untuk menghindarkan tertanggung dari kebangkrutan (total collapse).
  • bukti pembayaran premi asuransi oleh tertanggung kepada penanggung sebagai balas jasa atas jaminan penanggung.

Fungsi Polis bagi Penanggung

  • sebagi bukti (tanda terima) premi asuransi dari tertanggung
  • sebagai bukti tertulis atas jaminan yang diberikannya kepada tertanggung untuk membayar ganti rugi yang mungkin diderita oleh tertanggung.
  • sebagai bukti otentik untuk menolak tuntutan ganti rugi (klaim) bila yang menyebabkan kerugian tidak memenuhi syarat-syarat polis.
  • sebagi bukti (tanda terima) premi asuransi dari tertanggung
  • sebagai bukti tertulis atas jaminan yang diberikannya kepada tertanggung untuk membayar ganti rugi yang mungkin diderita oleh tertanggung.
  • sebagai bukti otentik untuk menolak tuntutan ganti rugi (klaim) bila yang menyebabkan kerugian tidak memenuhi syarat-syarat polis.
Pengertian Premi Asuransi

Premi adalah sesuatu yang diberikan sebagai hadiah atau derma, atau sesuatu yang dibayarkan ekstra sebagai pendorong atau perancang, atau sesuatu pembayaran tambahan di atas pembayaran normal.

Dalam skope (sudut pandang) asuransi, premi merupakan :

  • imbalan jasa atas jaminan yang diberikan oleh penanggung kepada tertanggung untuk mengganti kerugian yang mungkin diderita oleh tertanggung (asuransi kerugian).
  • imbalan jasa atas jaminan perlindungan yang diberikan oleh penanggung kepada tertanggung dengan menyediakan sejumlah uang (benefit) terhadap resiko hari tua maupun resiko kematian (asuransi jiwa).

Premi merupakan masalah pokok dalam asuransi.

Bagi penanggung, premi sangat penting karena dengan premi yang dikumpulkannya dari banyak tertanggung dalam waktu yang relative lama sehingga terkumpul dana besar, maka penanggung akan mampu :

  • mengembalikan tertanggung kepada posisinya semula seperti halnya sebelum kerugian menimpanya; atau
  • menghindarkan tertanggung dari kebangkrutan sedemikian rupa sehingga ia mampu berdiri di tempat semula seperti keadaan sebelum kerugian menimpanya.

Bagi tertanggung, premi juga sangat penting karena merupakan biaya baginya. Tinggi rendahnya premi pada umumnya menjadi pertimbangan pokok bagi tertanggung apakah menutup asuransi atas interestnya atau tidak, Disamping pertimbangan pokok ini, juga kesanggupan penanggung untuk menyelesaikan klaim dan kemampuan membayar ganti rugi dengan lancer menjadi pertimbangan penting bagi tertanggung. Walaupun premi rendah, tetapi bila penanggung tidak lancer menyelesaikan klaim apalagi kurang mampu membayar ganti rugi adalah sia-sia bagi tertanggung menutup asuransi (menyelesaikan asuransi sampai akhir periode).

Sekianlah pembahasan tentang Pengertian Polis dan Premi Asuransi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

jelaskan arti pajak infrastrukturarti kata MU di bank btpn syariahpengertian agama humanitaspengertian pajak ficaEksposisi tentang faxhukum opini publik beserta contohulasan tentang ritel tradisionalEra Demokrasi Raba - Rabaempati berasal dari bahasa yunani ethosapakah maksud nyabiografi berat sebelah
Pengertian Polis dan Premi Asuransi | nagrak.com | 4.5
error: Content is protected !!