Pengertian Tentang Hukum

Pengertian Tentang Hukum – Hukum merupakan sistem yang dibuat manusia untuk membatasi tingkah laku manusia agar tingkah laku manusia dapat terkontrol. hukum adalah aspek terpenting dalam pelaksanaan atas rangkaian kekuasaan kelembagaan, hukum mempunyai tugas untuk menjamin adanya kepastian hukum dalam masyarakat. Hukum juga rangkaian peraturan-peraturan yang ditetapkan untuk manusia dalam menjalani roda kehidupan ini agar hal tersebut sesuai dengan peraturan manusiawi secara dasar.

Pengertian Hukum Menurut Para Ahli

  • Prof. E. M Meyers

Hukum adalah aturan yang mengadung pertimbangan kesusilaan, ditujukan kepada tingkah laku manusia dalam masyarakat, dan menjadi pedoman bagi penguasa Negara dalam melakukan tugasnya.

  • Drs. E. Utrres, S.H.

Hukum adalah himpunan peraturan (perintah dan larangan) yang mengurus tata tertib masyarakat, oleh karena itu harus ditaati oleh masyarakat

  • J. C. T. Simorangkir

Hukum adalah peraturan – peraturan yang bersifat memeaksa yang menentukan tingkah laku manusia dalam lingkungan masyarakat yang dibuat oleh badan – badan resmi yang berwajib dan pelanggaran terhadap pereturan tadi berakibat diambilnya tindakan dengan hukum tertentu.

Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa hokum adalah “ sekumpulan peraturan yang terdiri dari perintah dan larangan yang bersifat memaksa dan mengikat dengan disertai sangsi bagi pelanggarnya.

Ciri – Ciri Negara Hukum

  1. Fridrich Julius Sthal
  2. Adanya hak asasi manusia
  3. Adanya trias politika
  4. Pemerintahan berdasarkan peraturan – peraturan.
  5. A. V. Dicey
  6. Supremasi hokum dalam arti tidak boleh ada kesewenang – wenangan sehingga seseorang bisa dihukum jika melanggar hukum.
  7. Kedudukan yang sama di depan hokum baik bagi masyarakat biasa ataupun pejabat.
  8. Terjaminya hak – hak manusia oleh undang – undang dan keputusan – keputusan pengadilan.

 Asas Hukum

Asas Hukum Umum

Asas Hukum Umum Adalah Asas yang berlaku pada seluruh bidang hukum, Misalnya :

  1. Asas lex spesialis derogate generalis
  2. Asas lex superior gerogat legi inferior
  3.  Asas lex posteriore derogate lex priori
  4.  Asas restitio in tintegrum

Seholten berpendapat mengenai lima asas hukum umum yang berlaku universal pada seluruh system hukum yaitu asas kepribadian

 Asas Hukum Khusus

Hukum khusus adalah hukum yang hanya berlaku pada lapangan hukum tertentu,misalnya:

  1. Asas Pacta Sunt Servanda, abus de droit, dan konsesualisme, berlaku pada hukum perdata.
  2. Asas praduga tak bersalah dean nebis in idem berlaku pada hukum pidana.
    Seorang ahli filsafat Jerman bernama Gustav Radbruch mengemukakan bahwa suatu hukum memiliki ide dasar hukum yang mencakup unsure keadilan, kemanfaatan, dan kepastian.

Tujuan Hukum

  1. Prof . Soebekti, S. H. Tujuan hukum adalah menyelenggarakan keadilan dan ketertiban untuk mendatangkan kemakmuran dan kebahagiaan.
  2.  Prof. I. J. Apeldron Hukum bertujuan untuk mengatur pergaulan hidup secara damai.
  3. Prof. Notohamidjoyo Hukum memiliki tiga tujuan yaitu :
  4. Mendatangkan tata dan damai dalam masyarakat
  5. Mewujutkan keadilan
  6.  Menjaga agar manusia diperlakukan, sebagai manusia.

Tujuan yang penting dan hakiki dari hukum adalah memamusiakan manusia, dalam hukum terdapat teori tujuan hukum sebagai berikut :

  1. Teori Etis, meneurut teori ini tujuan hukum adalah untuk mencapai keadilan.
  2. Teori Utilitas, menurut teori ini tujuan hukum adalah memberikan faedah sebanyak – banyaknya bagi masyarakat.
  3. Campuran dari teori etis dan utilitas, menerut teori ini hukum bertujuan untuk memjaga ketertiban dan untuk mencapai keadilan dalam masyarakat.

 Penggolongan Hukum

Berdasarkan Bentuknya :

  • Hukum Tertulis
  •  Hukum Tidak Tertulis
  •  Berdasarkan Wilayah Berlaku :
  • Hukum Lokal
  •  Hukum Nasional
  •  Hukum Internasional
  •  Berdasarkan Fungsinya :
  •  Hukum Marerial
  •  Hukum Formal
  • Berdasarkan Waktu Berlakunya :
  • Hukum Positif atau hukum yang berlaku sekarang
  • Hukum yang berlaku pada masa yang akan dating
  • Hukum antar waktu ( hukum trasitor )
  • Berdasarkan Isi Masalah :
  • Hukum Privat ( hukum sipil )
  •  hukum Publik ( hukum Negara )
  • Berdasarkan Sumbernya :
  • Undang – undang
  •  Kebiasaan
  •  Traktat
  •  Yurisprudensi.

Hukum adalah sekumpulan peraturan yang terdiri dari perintah dan larangan yang bersifat memaksa dan mengikat dengan disertai sanksi bagi pelanggarnya yang bertujuan untuk mengatur ketentraman dan ketertiban dalam masyarakat. Untuk mencapai ketentraman dan ketertiban dalam masyarakat dibutuhkan sikap masyarakat yang sadar hokum. Selain masyarakat pemerintahpun juga harus sadar hokum. Maka tercapailah ketentraman dan ketertiban itu. Untuk mengantisipasi berbagai pelanggaran hokum yang terjadi maka di Indonesia telah ada berbagai macam Pengadilan. Dari yang mengadili masyarakat sampai dengan pemerintah dan para pejaba

pengertian hukum administrasi wilayah kepulauanhukum administrasi wilayah kepulauanpengertian hukum administrasi wilayah kepulauan menurut para ahlidefinisi asuransi konversional menurut agama isllampengertian hukum administrasi kepulauan menurut para ahlimakalah hukum adat pdfHukum administrasi kepulauanhukum administrasi kepulauan menurut para ahlicontoh proposal skripsi hukum perdata tentang perjanjianpendapat para ahli tentang hukum administrasi wilayah kepulauan
Pengertian Tentang Hukum | nagrak.com | 4.5
error: Content is protected !!