Pengertian Tentang Kebudayaan

Pengertian Tentang Kebudayaan  – Kebudayaan sangat erat kaitannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural, Determinism. Herkovits memandang bahwa kebudayaan sebagai suatu yang turun temurun dari generasi ke generasi.

Pengertian Tentang Kebudayaan

Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial, norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius dan lain-lain.

1. Unsur Kebudayaan

a. Melville J. Horskovits

– Alat-alat teknologi;

– Sistem ekonomi;

– Keluarga;

– Kekuasaan politik.

b. Bronislaw Malinowski

– Sistem norma sosial yang memungkinkan kerjasama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekitar;

– Organisasi ekonomi;

– Alat-alat dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama);

– Organisasi kekuatan (politik)

2. Kebudayaan di Era Reformasi

Arus reformasi yang berimplikasi pada semua bidang kehidupan membawa Bangsa Indonesia berhadapan dengan tantangan global. Krisis multidimensional yang bermula dari krisis moneter, ekonomi, politik, hukum, hingga komplik sosial yang memuncak pada krisis kepercayaan yang berkepanjangan.

Krisis tersebut pada hakikatnya adalah krisis kualitas kemandirian manusia Indonesia yang semakin memudar. Dalam arti sistem, nilai yang hidup di masyarakat sebagai jati diri bangsa, hal ini berakibat pada perubahan budaya.
Disisi lain tumbuh dorongan untuk menyesuaikan dengan kemajuan, daya saing dan perkembangan jaman, sehingga timbul komplik budaya yang mengurangi keseimbangan budaya bangsa.

Engkoswara “Budaya yang semakin memudar dampak pada akhlak mulia, spiritual, moral, yang terkoyak-koyak, menjurus ke arah negatif, semangat berusaha dan bekerja yang semakin mengerdil”.

Saini Km “Nampaknya yang terjadi sekarang ialah manusia Indonesia semakin kurang bermoral, apakah itu akibat dari sistem pendidikan yang kurang relevan atau kadar keimanan bangsa yang begitu rendah, ataukah hal ini ada hubungannya dengan peran kebudayaan yang semakin luntur”.

3. Peran Pendidikan dalam Kebudayaan

Pendidikan merupakan suatu agency untuk mengembangkan suatu kebudayaan bangsa karena pendidikan itu sendiri memiliki tujuan untuk membentuk manusia yang berkualitas tinggi dan mampu mandiri serta mencakup rasa memiliki dan tanggungjawab terhadap kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara.
Proses pemahaman kebudayaan khususnya dalam pendidikan paling tepat diterapkan di sekolah dasar, karena pendidikan dasar dapat menjadi culture conserver pelestari budaya cultural transmitter yang melakukan seleksi terhadap kesenian atau budaya asing.

4. Kebudayaan Sebagai Aset Utama

Kebudayaan suatu bangsa wajib dipertahankan dan kembangkan, sebab kebudayaan berfungsi sebagai filter (penyaring) atau (counter culture) dan motor penggerak dalam meningkatkan kreativitas yang tinggi, ketahanan diri dan kelangsungan hidup suatu bangsa.

Perubahan Sosial Budaya

Perubahan sosial budaya adalah suatu gejala perubahannya struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat. Perubahan sosial budaya merupakan gejala umum yang terjadi sepanjang masa dalam perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan.

Perkembangan Masyarakat Indonesia Pada Masa Reformasi

Setelah BJ. Habibi dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia pada tanggal 21 Mei 1998, kemudian muncul reformasi Indonesia yang disebabkan oleh:

1. Ketidakadilan dibidang politik, ekonomi dan hukum;

2. Pemerintah Orde Baru tidak konsisten terhadap tekad awal munculnya Orde Baru yaitu pelaksanaan UUD 1945 secara murni dan konsekuen dalam tatanan kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara;

3. Menculnya suatu keinginan untuk terus menerus mempertahankan kekuasaan (status quo);

4. Terjadinya penyimpangan dan penyelewengan terhadap nilai pancasila dan UUD 1945 yang direkayasa untuk melindungi kepentingan penguasa;

5. Timbulnya krisis politik, hukum, ekonomi dan kepercayaan.

Reformasi merupakan suatu perubahan tatanan kehidupan lama dengan tatanan kehidupan yang baru dan secara hukum menuju ke arah perbaikan.

Gerakan reformasi yang terjadi di Indonesia tahun 1998 merupakan suatu gerakan untuk mengadakan perubahan dan pembaharuan terutama perbaikan dalam bidang politik, sosial, ekonomi dan hukum.

Kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pada masa reformasi sejak krisis moneter tahun 1997 perusahaan swasta mengalami kerugian dan kesulitan dalam membayar gaji karyawan sementara itu para karyawan terus menuntut kenaikan gaji karena diakibatkan harga sembako yang semakin tinggi.

Karena terdesaknya oleh krisis moneter itu banyak karyawan yang di PHK dan menambah jumlah pengangguran, dan maraknya tindakan kriminal yang terjadi dalam masyarakat.

makalah interaksi sosial masyarakat pesisiretika profesi guru dalam menjawab tantangan moralitas bangsaetika profesi guru menjawab tantangan moralitas bangsabagaimana etika profesi guru dalam menjawab tantangan moralitas bangsabagaimana etika profesi guru dalam menjawab tantangan moralitas bangsa ?Etika dan profesi guru menjawab tantangan moralitas bangsaMakalah Akuntansi inflasi model penilaian dan penentuan laba docsongon ngadong pikiran ni ompung ompungon apa artinya
Pengertian Tentang Kebudayaan | nagrak.com | 4.5
error: Content is protected !!